Kau Takkan Terganti
Kau Takkan Terganti
Dimana, kuharus berpijak sendiri
Bila kusadari
Kutak bersama-Mu lagi
Tenggelam di gelap malam
Lembut Kau
Memanggil namaku, saatku
Tak lagi melihat keberadaan cinta-Mu
Menopang hidupku
Reff :
Yesus Engkaulah satu pribadi
Yang sungguh berarti di dalam hidupku
Kutak akan berpaling lagi dari-Mu
Kau pribadi yang takkan terganti
This song reminds me about who i am without God. I used it for the 1st time at my youth community in Kelapa Gading. Only very few people who’ve heard it. It has a great lyric though. ^^
To You Jesus
Like ants in the palm of Your hand
Like dust under Your feet
That’s what we are
And that’s how we are
Very small and dirty
unvaluable and nothing
but how much have You paid for our life?
You bought us with Your Son
You make us worthy
From nothing to something
You throw away our sins
All because of Your love
Let us repay You
Repay for everything You’ve done
Even it won’t be enough
To repay all Your love
To serve You
To worship You
And to share Your love
Till the end of our life
Dgn darah-Nya kita bisa hidup sampe sekarang. Ayo kita beri yg terbaik dan menyenangkan hati-Nya. ^^
Mari kita melayani Dia sepenuh hati. ^^
Jesus, the 1st Priority
Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh bertolak ke seberang. Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: “Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: “Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku.” Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka.” (Mat 8:18-22)
When Jesus saw a crowd around him, he gave orders to cross to the other side. A scribe approached and said to him, “Teacher,I will follow you wherever you go.” Jesus answered him, “Foxes have dens and birds of the sky have nests, but the Son of Man 15 has nowhere to rest his head.” Another of (his) disciples said to him, “Lord, let me go first and bury my father.” But Jesus answered him, “Follow me, and let the dead bury their dead.” (Matthew 8:18-22)
Ini bacaan Injil td pagi. Romo Anton, yg bawain misa td pagi bilang gini : “Ikut Tuhan jgn pake emosi doank. Kalo pake emosi tar bisa hilang”. Buat aku, itu merupakan tamparan yg menyakitkan krn akir2 ni tu aku mengalami “badai” hidup yg membuat aku krg bersemangat. Aku memuji kalo mau dan berdoa kalo mau. Harus diakui kalo cm seperti itu tu not enough. Kita harus selalu dket sama Dia dan selalu memprioritaskan Dia sebagai yg terutama. Seperti yg di ayat 22 itu. Maxud dr peryataan itu adalah kita harus belajar memprioritaskan Dia diatas hal lain. ^^
1st Post
Setelah sekian lama akhirnya buat juga blog. Huahahaha. Please enjoy it guys. ^^
-
Archives
- June 2009 (4)
- May 2009 (25)
- November 2008 (3)
- October 2008 (9)
- September 2008 (4)
- August 2008 (24)
- July 2008 (48)
- June 2008 (4)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS