Yanuar’s Blog

All about our greatest king and His greatness ^^

Imago Dei

Like sun created for morning
And moon created for night
So as we humans
Created for many reasons

If u ever think why you were created
God has it answer
If you think u can’t do anything
God will help to do everything

God never promises us to be sunny
Or rain everyday
But He promises us
That everything will be beautiful right on time

Be grateful and fruitful
In every step of your life
To shine so bright
To show the image of God

Ayo kawan2. Jadilah terang dunia supaya dunia bs melihat kristus di dalam kita (Imago Dei) ^^

July 4, 2008 Posted by Yanuar Handoso | Poems | | No Comments Yet

Ad Maiorem Dei Gloriam

Ada yg pernah tau kata2 Ad Maiorem Dei Gloriam? Bagi anak CC tentunya kata2 ini ud ga asing lagi (Tp aku bkn CC lho ^^). Kata2 yg cukup simpel. Yg arti Indo nya krg lebih “Demi semakin besarnya kemuliaan Tuhan”. Klo dibaca kesannya berat yach? ^^’

To tell you honestly it is hard guys. Mungkin kalo kita denger kata2 orang2 yg ud cukup “makan garam” tu katanya gampang. Cukup membantu sesama itu dah masuk kategori ini. Itu salah satu contoh simpelnya. Buat aku akir2 ni tu kata2 bner2 yg menguatkanku di rumah. Aku tinggal di rumah bareng oma dan tanteku, Nah, pas liburan gini tanteku mau pergi jalan2 sm anaknya. Otomatis aku yg tinggal harus menjaga oma. Dan oma nya tu sgt2…….*&%$%$^*&* (censored ;p). Intinya suka memberi kerjaan *huff*….. Hr ini ud day 6th. Dah sgt cape krn needy nya sudah ckp diluar batas me as mortal. Tapi tiap kali berpikir untuk pergi dan matiin hp tu kebayang tu kata2. Ad Maiorem Dei Gloriam. Kalo cm ky gini aj ud stress, gimana hadapin yg laen? Gimana bisa ngajak orang kenal Yesus? Mana semua demi kemuliaan Tuhan nya? Gimana mau memberi semua kemuliaan bagi Tuhan kalo setiap orang tidak memandang kita sendiri sebagai citra Allah? Mungkin ini share yg krg penting, tp dr sini aku mau tantang temen2 untuk menjalani pergumulan hidup dgn tetap mematok kata2 Ad Maiorem Dei Gloriam ini dalam setiap pekerjaan kita. Dan emank ud selayaknya kemuliaan hanya bagi Dia. ^^

July 4, 2008 Posted by Yanuar Handoso | Sharing | | 3 Comments

Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan

Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku.” Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia. Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya. Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: “Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus mendengarnya dan berkata: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

(Matius 9:9-13)

As Jesus passed on from there, he saw a man named Matthew sitting at the customs post. He said to him, “Follow me.” And he got up and followed him. While he was at table in his house, many tax collectors and sinners came and sat with Jesus and his disciples. The Pharisees saw this and said to his disciples, “Why does your teacher eat with tax collectors and sinners?” He heard this and said, “Those who are well do not need a physician, but the sick do. Go and learn the meaning of the words, ‘I desire mercy, not sacrifice.’ I did not come to call the righteous but sinners.”

(Matthew 9:9-13)

Dengan injil hari ini, Tuhan mau mengajak kita untuk merenungkan kisah Matius. Matius yg awalnya pemungut cukai dibenci orang karena pada zamannya pemungut cukai dianggap suatu pekerjaan yg “kotor”. Saat2 seperti itulah Yesus hadir dan mau makan bersama-sama dengan dia dan pendosa lainnya. Yesus tidak menganggap orang berdosa itu najis seperti kaum Farisi. Justru Yesus menyatakan diri-Nya datang utuk para pendosa. ”Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit….”. Yesus datang untuk pendosa supaya yg berdosa (sakit) dipulihkan (disembuhkan). Dan Yesus juga menyatakan yg dikehendaki-Nya adalah belas kasihan dibandingkan persembahan. Oleh Injil hari ini, marilah kita coba untuk belajar lebih lagi mengasihi sesama kita dan “membuka” mata kita terhadap sekeliling kita. ^^

July 4, 2008 Posted by Yanuar Handoso | Daily Bread | | 1 Comment