Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengarTetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar
Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.
(Matius 13:16-17)
“But blessed are your eyes, because they see, and your ears, because they hear. Amen, I say to you, many prophets and righteous people longed to see what you see but did not see it, and to hear what you hear but did not hear it.
(Matthew 13:16-17)
Hari ini Gereja merayakan pesta St. Yoakim dan St. Anna. Asing gak sie namanya? Hehehe. Buatku jujur aga asing. Mau tau sapa? Bisa klik disini.
Injil hari ini mengajak kita untuk bersyukur atas apa yg kita rasakan sekarang. Penuh dengan kasih karunia. Berbeda dgn zaman para nabi dimana Tuhan menyertai mereka, sekarang zaman dimana Tuhan tinggal di dlm kita. Bukan mnyertai kita dr luar saja. Mari kita merefleksikan diri kita dan belajar bersyukur selalu atas kasih karunia Yesus yg rela disalibkan untuk menebus dosa kita semua dan menyelamatkan kita. Zaman para nabi, ga ada tu yg ky sekarang ini. ^^
St. Anna & St. Yoakim
Santa Anna dan Santo Yoakim adalah orangtua kandung Santa Perawan Maria, Bunda Yesus, Putera Allah. Keduanya dikenal sebagai keturunan raja Daud yang setia menjalankan kewajiban agamanya serta dengan ikhlas mengasihi dan mengabdi Allah dan sesamanya. Oleh karena itu keduanya layak dihadapan Allah turut serta dalam karya keselamatan Allah. Santa Anna dihormati sebagai pelindung kaum ibu, khususnya yang sedang hamil dan sibuk mengurus keluarganya. Pesta : 26 Juli
Diceritakan bahwa sejak perkawinan antara Anna dan Yoakim, tak henti-hentinya Anna mengharapkan karunia Tuhan berupa seorang anak. Cukup lama ia menantikan tibanya karunia Allah itu. Anna sesekali menganggap keadaan dirinya yang tak dapat menghasilkan keturunan itu sebagai hukuman Allah atas dirinya, sebagaimana anggapan umum masyarakat Yahudi pada waktu itu. Karena itu diceritakan bahwa ia tak henti-hentinya tanpa putus asa berdoa kepada Allah agar kenyataan pahit itu ditarik Allah dari padanya. Setiap tahun, Anna dan Yohakim berziarah ke Bait Allah Yerusalem untuk berdoa. Ia berjanji, kalau Tuhan menganugerahkan anak kepadanya, maka anak itu akan dipersembahkan kembali kepada Tuhan.
Suatu hari malaikat Tuhan mengunjungi Anna yang sudah lanjut usia itu membawa warta gembira : ”Tuhan berkenan mendengarkan doa ibu! Ibu akan melahirkan seorang anak perempuan, yang akan membawa sukacita besar bagi seluruh dunia!.” Dengan kegembiraan dan kebahagiaan yang besar, Anna menceritakan warta malaikat Tuhan itu kepada Yoakim.
Setelah genap waktunya, lahirlah seorang anak wanita yang manis. Bayi ini diberi nama Maria, yang kelak akan mengandung putera Allah, Yesus Kristus, Juru Selamat Dunia. Bagi Anna, Maria lebih merupakan buah rahmat Allah daripada buah kodrat manusia. Kelahiran Maria menyemarakkan dan menyucikan kehidupan keluarganya
Orang-orang Yunani mendirikan sebuah basilik khusus di Konstantinopel pada tahun 550 untuk menghormati Santa Anna. Dikalangan Gereja Barat, Paus Gregorius XIII (1572-1585) menggalakkan penghormatan kepada Santa Anna di seluruh Gereja pada tahun 1584.
Nama Yoakim dan Anna sungguh sesuai dengan maksud pilihan Allah. Yoakim berarti ”Persiapan bagi Tuhan”, sedangkan Anna berarti “Rahmat atau Karunia”.
-
Archives
- June 2009 (4)
- May 2009 (25)
- November 2008 (3)
- October 2008 (9)
- September 2008 (4)
- August 2008 (24)
- July 2008 (48)
- June 2008 (4)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS