Yanuar’s Blog

All about our greatest king and His greatness ^^

Semua ada waktunya

Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: “Kata orang banyak, siapakah Aku ini?” Jawab mereka: “Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.” Yesus bertanya kepada mereka: “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” Jawab Petrus: “Mesias dari Allah.” Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapapun. Dan Yesus berkata: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”
(Lukas 9:18-22)

Once when Jesus was praying in solitude, and the disciples were with him, he asked them, “Who do the crowds say that I am?” They said in reply, “John the Baptist; others, Elijah; still others, ‘One of the ancient prophets has arisen.’” Then he said to them, “But who do you say that I am?” Peter said in reply, “The Messiah of God.” He rebuked them and directed them not to tell this to anyone. He said, “The Son of Man must suffer greatly and be rejected by the elders, the chief priests, and the scribes, and be killed and on the third day be raised.”

(Luke 9:18-22)

Di dalam injil ini kita dapat menarik 2 point penting.

Pertama, mengenai pengakuan iman seorang Petrus yg dengan tegas menyatakan bahwa Yesus adalah Mesias. Disini Petrus mengungkapkan dengan tegas seperti itu karena Petrus mempunyai iman yg teguh mengenai Yesus. Dan tentunya saat2 seperti itu, Roh Kudus bekerja dalam diri Petrus. Karena yg bs mengakui Yesus adalah Tuhan hanyalah Roh Tuhan itu sendiri, yaitu Roh kudus.

Kedua, Yesus melarang murid2-Nya untuk menyebarkan dan memberitahukan byk org mengenai hal ini. Kenapa? Pdhal klo diberitakan ada kemungkinan mereka semua bertobat dan Yesus ga perlu wafat. Dsini lah Yesus mau mengajarkan semua itu ada waktunya. Klo misalnya diceritain ke byk org bisa jadi Yesus ga jd penebus kita. Bisa jd Yesus ga disalib. Karena itulah semua akan dinyatakan pada waktunya, dimana Yesus dimuliakan oleh Allah Bapa ketika Ia wafat dan bangkit kembali.

Seringkali kita suka ngoceh2 krn byk hal terjadi dlm hidup kita yg terlihat tidak indah. Tp kita perlu belajar untuk beriman penuh pada Yesus dan percaya semua akan indah pada waktu Tuhan. Beranikah kita? Maukah kita? ^^

September 26, 2008 Posted by Yanuar Handoso | Daily Bread | | 1 Comment

ISAO Conference ^^

Hai guys. ^^

It’s good to be back in this blog after few days without update. ^^

I wanna share a bit experience i had in the ISAO conference. But before i explain it, we should know what is ISAO. ISAO (ICCRS Sub-commitee of Asia Oceania) is an organization under ICCRS (International Catholic Charismatic Renewal Service)  which organize a Catholic Charismatic Renewal within Asia and Oceania region. On those 4 days, i met many people from about 23 countries in the Asia and Oceania. It was great experience for me as a young one. Not many participants are youth. A bit difficult in communication, coz i’m not too good using english which being used there to communicate. Only english (and tongues ;p) used there to communicate with other countries.

Also, many new things that being taught there about CCR. Michelle Moran, as a president of ICCRS taught us lot of things about CCR itself and about charism. Cyril John, as a vice president of ICCRS and a president of ISAO talked about Church’s perspective views about CCR and mission which will be carried by ISAO. And many more. Also we had holy Eucharist every day. ^^

Many other things happened there and i’m quite honored to join this conference. Hope can attend this conference again 3 years later in Malaysia. ^^

Klo ada vocab ma grammar yg kacau harap maklum yach. Not too good using english. ^^’

~Jesus love u~

September 19, 2008 Posted by Yanuar Handoso | Sharing | | No Comments Yet

Sabda Bahagia

Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: “Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah. Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini lapar, karena kamu akan dipuaskan. Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini menangis, karena kamu akan tertawa. Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat. Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi. Tetapi celakalah kamu, hai kamu yang kaya, karena dalam kekayaanmu kamu telah memperoleh penghiburanmu. Celakalah kamu, yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan lapar. Celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis. Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu.”
(Lukas 6:20-26)

And raising his eyes toward his disciples he said: “Blessed are you who are poor, for the kingdom of God is yours. Blessed are you who are now hungry, for you will be satisfied. Blessed are you who are now weeping, for you will laugh. Blessed are you when people hate you, and when they exclude and insult you, and denounce your name as evil on account of the Son of Man. Rejoice and leap for joy on that day! Behold, your reward will be great in heaven. For their ancestors treated the prophets in the same way. But woe to you who are rich, for you have received your consolation. But woe to you who are filled now, for you will be hungry. Woe to you who laugh now, for you will grieve and weep. Woe to you when all speak well of you, for their ancestors treated the false prophets in this way.

(Luke 6:20-26)

Injil hari ni tentunya byk dikenal org. Sabda bahagia. Dsini Yesus mengajak kita untuk percaya bahwa akan adanya penghiburan ketika kita mengalami penderitaan karena kebenaran. Seringkali kita ketika mengalami hal2 yg gak enak oleh karena iman dan kebenaran, kita perlahan-lahan mundur dan mulai takut mewartakan kebenaran. Mari kita belajar melalui injil hari ini untuk percaya bahwa penghiburan selalu ada bagi kita yang mewartakan kebenaran. ^^

September 10, 2008 Posted by Yanuar Handoso | Daily Bread | | No Comments Yet

“Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel”

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya, Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria, Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa, Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia, Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia, Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia, Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel, Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor, Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud, Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita.
(Matius 1:1-16.18-23)

The book of the genealogy of Jesus Christ, the son of David, the son of Abraham. Abraham became the father of Isaac, Isaac the father of Jacob, Jacob the father of Judah and his brothers. Judah became the father of Perez and Zerah, whose mother was Tamar. Perez became the father of Hezron, Hezron the father of Ram, Ram the father of Amminadab. Amminadab became the father of Nahshon, Nahshon the father of Salmon, Salmon the father of Boaz, whose mother was Rahab. Boaz became the father of Obed, whose mother was Ruth. Obed became the father of Jesse, Jesse the father of David the king. David became the father of Solomon, whose mother had been the wife of Uriah. Solomon became the father of Rehoboam, Rehoboam the father of Abijah, Abijah the father of Asaph. Asaph became the father of Jehoshaphat, Jehoshaphat the father of Joram, Joram the father of Uzziah. Uzziah became the father of Jotham, Jotham the father of Ahaz, Ahaz the father of Hezekiah. Hezekiah became the father of Manasseh, Manasseh the father of Amos, Amos the father of Josiah. Josiah became the father of Jechoniah and his brothers at the time of the Babylonian exile. After the Babylonian exile, Jechoniah became the father of Shealtiel, Shealtiel the father of Zerubbabel, Zerubbabel the father of Abiud. Abiud became the father of Eliakim, Eliakim the father of Azor, Azor the father of Zadok. Zadok became the father of Achim, Achim the father of Eliud, Eliud the father of Eleazar. Eleazar became the father of Matthan, Matthan the father of Jacob, Jacob the father of Joseph, the husband of Mary. Of her was born Jesus who is called the Messiah. Now this is how the birth of Jesus Christ came about. When his mother Mary was betrothed to Joseph, but before they lived together, she was found with child through the holy Spirit. Joseph her husband, since he was a righteous man, yet unwilling to expose her to shame, decided to divorce her quietly. Such was his intention when, behold, the angel of the Lord appeared to him in a dream and said, “Joseph, son of David, do not be afraid to take Mary your wife into your home. For it is through the holy Spirit that this child has been conceived in her. She will bear a son and you are to name him Jesus, because he will save his people from their sins.” All this took place to fulfill what the Lord had said through the prophet: “Behold, the virgin shall be with child and bear a son, and they shall name him Emmanuel,” which means “God is with us.”

(Matthew 1:1-16.18-23)

Huaaaa, injil yg menceriterakan ttg silsilah. Kalo dibaca langsung ky ga ada isinya. Hehehe. Tapi kalo ditelusuri ckp dlm ternyata ada makna yang terkandung di dalamnya. Kalo diliat silsilahnya tu beberapa dari keturunan sebelum Yesus adalah orang2 yg dipilih dan dipakai oleh Tuhan secara luar biasa. Bagaimana Tuhan menyertai dan membimbing mereka sampai pada Tuhan sendiri turun ke dunia melalui garis keturunan orang2 terpilih ini. Dan tentunya penggenapan janji Tuhan akan adanya sang mesias. ^^

September 8, 2008 Posted by Yanuar Handoso | Daily Bread | | No Comments Yet