Yanuar’s Blog

All about our greatest king and His greatness ^^

Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan

Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku.” Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia. Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya. Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: “Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus mendengarnya dan berkata: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

(Matius 9:9-13)

As Jesus passed on from there, he saw a man named Matthew sitting at the customs post. He said to him, “Follow me.” And he got up and followed him. While he was at table in his house, many tax collectors and sinners came and sat with Jesus and his disciples. The Pharisees saw this and said to his disciples, “Why does your teacher eat with tax collectors and sinners?” He heard this and said, “Those who are well do not need a physician, but the sick do. Go and learn the meaning of the words, ‘I desire mercy, not sacrifice.’ I did not come to call the righteous but sinners.”

(Matthew 9:9-13)

Dengan injil hari ini, Tuhan mau mengajak kita untuk merenungkan kisah Matius. Matius yg awalnya pemungut cukai dibenci orang karena pada zamannya pemungut cukai dianggap suatu pekerjaan yg “kotor”. Saat2 seperti itulah Yesus hadir dan mau makan bersama-sama dengan dia dan pendosa lainnya. Yesus tidak menganggap orang berdosa itu najis seperti kaum Farisi. Justru Yesus menyatakan diri-Nya datang utuk para pendosa. “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit….”. Yesus datang untuk pendosa supaya yg berdosa (sakit) dipulihkan (disembuhkan). Dan Yesus juga menyatakan yg dikehendaki-Nya adalah belas kasihan dibandingkan persembahan. Oleh Injil hari ini, marilah kita coba untuk belajar lebih lagi mengasihi sesama kita dan “membuka” mata kita terhadap sekeliling kita. ^^

July 4, 2008 - Posted by | Daily Bread

1 Comment »

  1. That’s right! kalo di liat semua miracle yg Yesus kasih (kl baca injil) berdasakan belas kasihan dan Iman. Simply God wants us, the church to be a place where the compassion is at full for the lost and to be a church that change people’s life.

    There is only ‘one way’ for our life, our problems, our destiny, our desire, our fullness, our everything, that is Jesus.

    Comment by mike | July 4, 2008 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: