Yanuar’s Blog

All about our greatest king and His greatness ^^

Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.

Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia. Maka seorang berkata kepada-Nya: “Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau.” Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: “Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?” Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”
(Matius 12:46-50)

While he was still speaking to the crowds, his mother and his brothers appeared outside, wishing to speak with him. (Someone told him, “Your mother and your brothers are standing outside, asking to speak with you.”) But he said in reply to the one who told him, “Who is my mother? Who are my brothers?” And stretching out his hand toward his disciples, he said, “Here are my mother and my brothers. For whoever does the will of my heavenly Father is my brother, and sister, and mother.”

(Matthew 12:46-50)

Hari ini Gereja memperingati hari St. Maria Magdalena. Untuk ceritera ttg Maria Magdalena bisa dilihat disini. ^^

Dalam Injil hari ini Yesus mau mengajak kita untuk belajar mengikuti kehendak Bapa.  “…Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.” Statement yg dikeluarkan Yesus ini memiliki beberapa point penting.

1. Yesus menyatakan kita, murid-Nya sebagai saudara-Nya. Kata lainnya kita diangkat menjadi anak Allah. Karena Yesus sendiri disebutkan putra tunggal Allah. Maka saudara2-Nya jelas anak Allah juga. ^^

2. Yesus mengajak kita untuk setia dan mengikuti kehendak Bapa dalam kehidupan kita. Hal ini ckp sulit, krn seringkali kita melihat kehendak Bapa tidak baik karena tidak sesuai dgn rencana kita. Padahal Allah mengetahui yg terbaik buat kita. Seringkali kita menjadi sombong dengan merancangkan berbagai hal dalam kehidupan kita tanpa berpasrah kepada-Nya. Maunya semua yg kita rancang harus berjalan semua.

Mari kita coba refleksikan dari injil hari ini untuk belajar menyerahkan semuanya ke Dia. Merancang apa yg mau kita lakukan itu perlu, tetapi bukan berarti semua harus sesuai dgn yg kita mau. ^^

July 22, 2008 - Posted by | Daily Bread

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: