Yanuar’s Blog

All about our greatest king and His greatness ^^

Kolam yang bocor tidak dapat menahan air.

Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya: “Pergilah memberitahukan kepada penduduk Yerusalem dengan mengatakan: Beginilah firman TUHAN: Aku teringat kepada kasihmu pada masa mudamu, kepada cintamu pada waktu engkau menjadi pengantin, bagaimana engkau mengikuti Aku di padang gurun, di negeri yang tiada tetaburannya. Ketika itu Israel kudus bagi TUHAN, sebagai buah bungaran dari hasil tanah-Nya. Semua orang yang memakannya menjadi bersalah, malapetaka menimpa mereka, demikianlah firman TUHAN. Aku telah membawa kamu ke tanah yang subur untuk menikmati buahnya dan segala yang baik dari padanya. Tetapi segera setelah kamu masuk, kamu menajiskan tanah-Ku; tanah milik-Ku telah kamu buat menjadi kekejian. Para imam tidak lagi bertanya: Di manakah TUHAN? Orang-orang yang melaksanakan hukum tidak mengenal Aku lagi, dan para gembala mendurhaka terhadap Aku. Para nabi bernubuat demi Baal, mereka mengikuti apa yang tidak berguna. Tertegunlah atas hal itu, hai langit, menggigil dan gemetarlah dengan sangat, demikianlah firman TUHAN. Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.
(Yeremia 2:1-2. 7-8. 12-13)

This word of the LORD came to me: Go, cry out this message for Jerusalem to hear! I remember the devotion of your youth, how you loved me as a bride, Following me in the desert, in a land unsown. Sacred to the LORD was Israel, the first fruits of his harvest; Should anyone presume to partake of them, evil would befall him, says the LORD. When I brought you into the garden land to eat its goodly fruits, You entered and defiled my land, you made my heritage loathsome. The priests asked not, “Where is the LORD?” Those who dealt with the law knew me not: the shepherds rebelled against me. The prophets prophesied by Baal, and went after useless idols. Amazed at this, O heavens, and shudder with sheer horror, says the LORD. Two evils have my people done: they have forsaken me, the source of living waters; They have dug themselves cisterns, broken cisterns, that hold no water.

(Jeremiah 2:1-3. 7-8. 12-13)

Hari ini aku ga bahas mengenai Injil. Aku ambil dr bacaan pertama di kitab nabi Yeremia. Allah berfirman kepada umat-Nya melalui Yeremia, dimana Allah mau warning umat-Nya waktu itu. Meminta umat-Nya menyadari kesalahan mereka. Meminta mereka mengingat bagaimana Allah menuntun mereka keluar dr perbudakan dan menuju tanah terjanji. Tapi balasannya mereka tu malah meninggalkan Allah dan membuat kolam bocor. Maxud dr kolam bocor ini adalah bahwa air kehidupan yg dicurahkan Allah tidak bisa tertampung oleh mereka karena kolam mereka bocor. Kolam yg dimaxud dsini adalah hati kita, dimana kasih Allah tidak kita tampung atau dgn kata laennya dicuekin. Seringkali dalam hidup kita pun kita seperti itu. Ketika meminta tolong sm Tuhan tu berdoa trus, tp pas semuanya sudah damai2 aj, kita mulai melupakan Dia. Mari kita belajar dr warning nabi Yeremia ini dan membuat kolam yg ga bocor dan bisa menampung cinta Allah untuk kemudian dibagikan ke sesama kita. ^^

Injil hari ini bisa dibaca di Matius 13:10-17

July 24, 2008 - Posted by | Daily Bread

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: