Yanuar’s Blog

All about our greatest king and His greatness ^^

“Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?”

Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang. Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ. Perahu murid-murid-Nya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal. Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air. Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: “Itu hantu!”, lalu berteriak-teriak karena takut. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air.” Kata Yesus: “Datanglah!” Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: “Tuhan, tolonglah aku!” Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?” Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah. Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: “Sesungguhnya Engkau Anak Allah.” Setibanya di seberang mereka mendarat di Genesaret. Ketika Yesus dikenal oleh orang-orang di tempat itu, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu. Maka semua orang yang sakit dibawa kepada-Nya. Mereka memohon supaya diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.
(Matius 14:22-36)

7 Then he made the disciples get into the boat and precede him to the other side, while he dismissed the crowds. After doing so, he went up on the mountain by himself to pray. When it was evening he was there alone. Meanwhile the boat, already a few miles offshore, was being tossed about by the waves, for the wind was against it. During the fourth watch of the night, he came toward them, walking on the sea. When the disciples saw him walking on the sea they were terrified. “It is a ghost,” they said, and they cried out in fear. At once (Jesus) spoke to them, “Take courage, it is I; do not be afraid.” Peter said to him in reply, “Lord, if it is you, command me to come to you on the water.” He said, “Come.” Peter got out of the boat and began to walk on the water toward Jesus. But when he saw how (strong) the wind was he became frightened; and, beginning to sink, he cried out, “Lord, save me!” Immediately Jesus stretched out his hand and caught him, and said to him, “O you of little faith, why did you doubt?” After they got into the boat, the wind died down. Those who were in the boat did him homage, saying, “Truly, you are the Son of God.” After making the crossing, they came to land at Gennesaret. When the men of that place recognized him, they sent word to all the surrounding country. People brought to him all those who were sick and begged him that they might touch only the tassel on his cloak, and as many as touched it were healed.

(Matthew 14:22-36)

Injil hari ini mau mengajak kita untuk percaya dan beriman. Ada beberapa point penting dlm injil ini. Pertama adalah berdoa. Ketika semua org dibubarin, Yesus mengambil waktu pribadi untuk berdoa sebelum menyusul para murid-Nya. Sebelum mukjizat dilakukan, Yesus berdoa. Seringkali kita maunya yg instan2. Bisa melihat ataupun merasakan mukjizat ini dan itu tanpa doa. Tidak mustahil, namun relasi pribadi dgn Tuhan sgt diperlukan dlm kehidupan ini.

Kedua adalah ketika badai menerpa. Dsini badai bisa diibaratkan badai hidup kita. Di saat2 kritis seperti itu, Yesus selalu ada dan mau datang ke kehidupan kita. Hanya saja kadang kita tidak membiarkan Tuhan campur tangan dalam perkara hidup kita.

Ketiga adalah ketika Petrus meminta bukti. Dsini Petrus masih ragu bahwa yg dtg itu Yesus, karena itu dia minta bukti. Seringkali di hidup kita pun seperti itu. Kita minta ini dan itu sebagai tanda bahwa Tuhan itu ada. Tanda bahwa Tuhan mengasihi kita. Padahal bukti sudah ada, yaitu penebusan Kristus atas dosa kita. Namun kdg org tidak menyadari hal itu.

Keempat adalah ketika Petrus mulai ragu. Di alkitab bahasa inggris tertulis seperti ini : “O you of little faith, why did you doubt?” Dari sini terlihat bahwa Petrus mulai beriman bahwa yg dtg itu Yesus, namun masih iman yg kecil. Tp akhirnya dia menjadi ragu dan mulai tenggelam begitu melihat badai yg besar. Seringkali dalam hidup kita juga seperti itu. Iman baru mulai bertumbuh, namun karena rasa khawatir kita akan sekeliling kita membuat iman kita kepada Dia perlahan mengendur, sehingga perlahan tenggelam dalam kebimbangan kita sendiri.

Yg terakhir adalah org2 sakit di Genesaret. Betapa mereka beriman kepada Yesus, sehingga semua dr mereka yg menjamah jumbai jubah Yesus sembuh. Marilah kita belajar dr injil hari ini untuk beriman teguh kepada Dia. ^^

August 5, 2008 - Posted by | Daily Bread

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: