Yanuar’s Blog

All about our greatest king and His greatness ^^

Keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan. Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan. Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan. Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih.
(Matius 23:23-26)

“Woe to you, experts in the law and you Pharisees, hypocrites! You give a tenth of mint, dill, and cumin, yet you neglect what is more important in the law – justice, mercy, and faithfulness! You should have done these things without neglecting the others. Blind guides! You strain out a gnat yet swallow a camel! “Woe to you, experts in the law and you Pharisees, hypocrites! You clean the outside of the cup and the dish, but inside they are full of greed and self-indulgence. Blind Pharisee! First clean the inside of the cup, so that the outside may become clean too!
(Matthew 23:23-26)

Injil hari ini mau mengajak kita untuk belajar mengasihi.”Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan.” Disini terlihat banget Yesus minta orang2 Farisi yang bisa diblg sempurna menjalankan Taurat untuk belajar berbelas kasih. Seperti injil kemaren yg mengajarkan bahwa hukum kasih itu sendiri merupakan dasar dari hukum taurat. Jadi klo dah melaksanakan semuanya tp ga pake kasih, sama aja boonk.

1 hal lagi adalah mengenai mempersembahkan persembahan bagi Allah. Memang yg utama adalah kasih, tapi bukan berarti dgn kasih kita ga perlu mempersembahkan apapun. “Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan….” Disini terlihat bahwa keduanya harus dilakukan. Mari kita belajar mempersembahkan yang terbaik bagi Allah dan membagikan kasih kepada sesama.

August 26, 2008 - Posted by | Daily Bread

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: